Serah Terima Video Edukasi & Penerimaan Apresiasi dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia.

Serah Terima Video Edukasi & Penerimaan Apresiasi dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia.

BANDUNG, 25 Januari 2026 – Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS) Universitas Telkom kembali menorehkan prestasi sekaligus kontribusi nyata bagi kemanusiaan. Tim DICTUM FKS Universitas Telkom secara resmi menyerahkan luaran karya berupa video layanan masyarakat kepada Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia dalam sebuah sesi serah terima pada Jumat (23/01).

Video edukasi yang bertajuk “Pembuatan Video Pemutakhiran Elemen Bio Data Penyandang Disabilitas” tersebut dirancang sebagai instrumen pendukung dalam meningkatkan keakuratan pendataan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi melalui basis data yang valid.

Atas dedikasi dan kontribusi luar biasa ini, Tim DICTUM yang terdiri dari akademisi berkompeten, yaitu Adi Bayu Mahadian, Ph.D., Nisa Nurmauliddiana Abdullah, M.I.Kom., Fiqie Lavani Melano, M.I.Kom., dan Adrio Kusmareza Adim, M.A., menerima apresiasi tertinggi. Penghargaan diberikan dalam bentuk Piagam Penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Ketua KND RI, Dr. Dante Rigmalia.

Penyerahan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi bagi isu-isu sosial nasional. Dr. Dante Rigmalia menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tim DICTUM yang selaras dengan visi Indonesia Inklusif.

Sebagai bentuk implementasi nyata, video karya Tim DICTUM dan Universitas Telkom ini tidak hanya akan menjadi arsip negara, tetapi juga akan ditayangkan secara masif di berbagai ruang publik (public spaces) di seluruh penjuru wilayah Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi masyarakat mengenai pentingnya pemutakhiran data penyandang disabilitas.

Pihak Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini. Inovasi yang inklusif ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi civitas akademika lainnya untuk terus melahirkan karya yang bermanfaat luas bagi bangsa dan negara, sejalan dengan semangat Contribute to the World dan Creating the Future.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *